Home Health Mengenal Alat Bantu Dengar untuk Gangguan Pendengaran Berat Beserta Jenisnya

Mengenal Alat Bantu Dengar untuk Gangguan Pendengaran Berat Beserta Jenisnya

by Azkhan Fawwaz Alfarizi
Mengenal Alat Bantu Dengar untuk Gangguan Pendengaran Berat Beserta Jenisnya

Mendengar adalah salah satu hal yang dibutuhkan setiap manusia. Adanya gangguan pendengaran tentunya sangatlah mengkhawatirkan, terutama jika sampai derajat gangguan berat. Meskipun demikian, hal ini bisa diatasi dengan alat bantu dengar untuk gangguan pendengaran berat. Berikut informasi lengkapnya!

Macam-Macam Derajat Gangguan Pendengaran

Sebelumnya, mari ketahui derajat gangguan pendengaran yang kerap menimpa manusia. Dengan mengetahui derajat gangguan pada pendengaran, masing-masing bisa mengatasinya dengan cara yang tepat. Derajat gangguan pendengaran terdiri dari:

  • Ringan yang memungkinkan menangkap suara antara 26-40 dB;
  • Sedang yakni berkisar antara 41-70 dB;
  • Berat yang berkisar antara 71-90 dB; dan
  • Parah yaitu antara 91-120 dB.

Dengan memperhatikan derajat gangguan pendengaran di atas, maka akan mudah untuk menemukan solusinya. Pada dasarnya, untuk mengatasi gangguan bisa melalui terapi, implan koklea, atau pun dengan alat bantu pendengaran.

Jenis Alat Bantu yang Tepat untuk Gangguan Pendengaran Tipe Berat

Berdasarkan informasi di atas, jika seseorang tidak mendengar suara dengan ukuran 71-90 dB, maka termasuk gangguan tipe berat. Dalam hal ini terdapat alat bantu dengar untuk gangguan pendengaran berat yang bisa dicoba. Yakni, terdiri dari lima alat inovatif yang disebutkan di bawah ini:

1.   BTE (Behind the Ear)

Pertama, terdapat jenis BTE yang cocok digunakan untuk berbagai derajat gangguan mendengar. Selain itu, bisa digunakan untuk berbagai jenis usia. Cara kerjanya sesuai dengan namanya yaitu dengan diletakkan di bagian telinga. Alat yang satu ini siap membantu para pengguna mendengar suara angin dan semacamnya. Suara yang dihasilkan pun lebih jelas dan keras.

2.   CIC (Completely In the Canal)

Lain halnya dengan alat sebelumnya, alat bantu yang satu ini bisa diterapkan dengan memasukkannya ke dalam telinga. Alat bantu dengar ini didesain dengan bentuk yang kecil. Baterai yang digunakan pun cukup mini, tidak heran daya tahannya tidak terlalu lama. Para pengguna tidak akan menyadari sedang menggunakan alat bantu untuk mendengar.

3.   ITE

Alat bantu yang digunakan untuk gangguan pendengaran berat lainnya yang bisa dicoba yaitu ITE. Jenis ITE ini hanya cocok digunakan oleh pengguna yang sudah dewasa. Tidak disarankan digunakan oleh anak kecil yang masih dalam masa pertumbuhan. Alat bantu yang satu ini memiliki sistem untuk mengontrol volume suara sesuai kebutuhan. Jenis yang satu ini lebih tahan lama, karena memiliki baterai besar.

4.   Mini BTE

Alat bantu lainnya yaitu tipe Mini BTE. Sesuai namanya, alat bantu dengar jenis ini sama dengan BTE, hanya saja bagian selangnya lebih kecil, bahkan tampak tidak terlihat. Ukurannya yang mini akan membuat pengguna lebih nyaman ketika menggunakannya.

5.    RIC (Receiver in Canal)

Coba juga dengan menggunakan alat bantu jenis RIC yang memiliki ukuran kecil. Tampilannya didesain secara khas sehingga tidak terlalu mencolok. Alih-alih seperti BTE yang menggunakan tabung, RIC menggunakan kabel kecil. Bagian speaker-nya rentan terkena kotoran.

Setiap pilihan alat bantu dengar untuk gangguan pendengaran berat di atas bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Disarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu agar lebih meyakinkan. Hal ini bisa dilakukan dengan mengunjungi klinik, salah satunya Aqm-hearingcenter.com.

Demikianlah ulasan terkait alat bantu dengar untuk gangguan pendengaran berat yang bisa dicoba. Pastikan memilihnya dengan anjuran dokter yang ahli di bidangnya. Lalu, jangan lupa, pilihlah alat bantu yang sesuai dengan tipe telinga serta gangguan yang dialami.

You may also like