Home Properti Kisaran Harga Jasa Arsitek Rumah Di Indonesia

Kisaran Harga Jasa Arsitek Rumah Di Indonesia

by Azkhan Fawwaz Alfarizi
Kisaran Harga Jasa Arsitek Rumah Di Indonesia

Membangun rumah yang layak dari segi kenyaman, keamanan, dan kesehatan bukanlah suatu hal yang sederhana. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, mulai dari ukuran, pondasi hingga materialnya. Oleh karena itu, penggunaan jasa arsitek rumah dirasa perlu agar perencanaan dan pembangunan menjadi optimal dan meminimalisir kesalahan pengerjaan.

Namun sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang menganggap jika menggunakan jasa arsitek akan memakan biaya yag mahal. Nah, berapa sih kisaran harga jasa arsitek rumah di Indonesia? Begini cara menghitungnya!

Kisaran Harga Jasa Arsitek Rumah di Indonesia

Menggunakan jasa arsitek rumah saat membangun rumah sebenarnya punya banyak keuntungan. Salah satunya yaitu meminimalisir pembengkakan biaya yang tidak diinginkan. Karena umumnya arsitek akan membuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB), yang tentu justru akan lebih menghemat biaya. Nah, berikut ini kisaran harga jasa arsitek rumah berdasarkan cara penghitungannya!

 

1.   Harga Jasa Arsitek Rumah Berdasarkan Rencana Anggaran (RAB)

Cara paling umum untuk menghitung kisaran harga jasa arsitek rumah yang pertama yaitu berdasarkan Rencana Anggaran Bangunan yang mengacu pada tabel perhitungan Imbalan Jasa Artikel. Tabel ini bisa Anda lihat pada website resmi IAI.

Namun yang perlu Anda perhatikan yaitu mengetahui kategori bangunan yang akan dibangun. Kategori bangunan ini didasarkan pada tingkat kesulitan dan fungsinya. Tipe kategori bangunan dibagi menjadi 5 tipe, yaitu kategori bangunan khusus, sosial, dan kategori bangunan 1,2,3.

Dan untuk hunian pribadi seperti rumah, masuk pada kategori bangunan 3. Contohnya, apabila rencana anggaran pembangunan rumah pribadi Anda sebesar Rp500 juta, maka perhitungannya sebagai berikut :

8% x Rp500.000.000 = Rp40.000.000

Jadi, harga jasa arsitek rumah dengan rencana anggaran pembangunan sebesar Rp500 juta yaitu Rp40 juta.

 

2.   Harga Jasa Arsitek Rumah Berdarkan Luas Per Meter Persegi

Perhitungan kisaran harga jasa arsitek rumah selanjutnya yaitu berdasarkan luas bangunan per meter persegi. Apabila menggunakan cara ini harga jasa arsitek berkisar antara Rp100 ribu sampai Rp1 juta per meter perseginya.

Perbedaan tarif tersebut juga didasarkan pada portofolio arsitek, seperti skill, pengalaman, luasan lingkup kerja arisitek dan lain-lain. Jadi semakin berpengalaman seorang arsitek, tarifnya juga bisa semakin mahal.

Biasanya, setiap arsitek akan menentukan tarif yang berbeda-beda per meter perseginya. Untuk itu, Anda juga harus berhati-hati dalam memilih arsitek, utamakan yang profesional dan memiliki banyak pengalaman di bidangnya.

Di Indonesia sendiri, pemabayaran arsitek berdasarkan luas per meter persegi lebih banyak digunakan. Salah satu keuntungan menggunakan metode pembayaran ini yaitu meminimalisir dana proyek yang membengkak. Hal itu dikarenakan biaya desain per meter sudah fix di awal dan pemilik proyek juga bisa lebih mudah menghitung serta memperkirakan berapa biaya desain yang dibutuhkan.

Demikianlah kisaran harga jasa arsitek rumah berdasarkan cara penghitungannya. Dengan begitu Anda bisa mencari jasa arsitek sesuai dengan kebutuhan dan budget yang Anda punya. Pastikan untuk tidak terkecoh pada jasa arsitek dengan tarif murah. Karena lebih baik sedikit lebih mahal namun hasilnya memuaskan.

Artikel ini dipersembahkan oleh Jasa Penulisan Artikel Jawarakonten.com